Langsung ke konten utama

Teknik Praktis ringkas pengalaman Muhammad Wahyu, Ilmu Tajwid Di ajarkan Guru saya Ustadz. KH. Hudari (Almarhum).

Assalamualaikum atau selamatan dan sehatan semua, Saya akan membagikan Ilmu Tajwid belajari dari Guru Saya Ustadz. KH. Hudari (Almahum) Belajar Selama 4 Tahun segi Tajwid, Makhroj, Ilmu agama dan lebih mendalam tapi Admin (Muhammad Wahyu, S.H., C.MK., CLQ.) Sempat hilang memori karena ujian badai di hadapi tapi alhamdulillah masih waras lahir dan batin.

Ilmu tajwid adalah memepelari, mengetahui dan memperbaiki bacaan al-qur'an.

mempelajari ilmu tajwid wajib bagi setiap Muslim. Ini adalah ilmu untuk mempelajari tentang cara membaca Alquran dengan baik dan benar.

Anjuran mempelajari ilmu tajwid tercantum dalam Alquran Surat Al-baqarah ayat 121 yang berbunyi:
اَلَّذِيۡنَ اٰتَيۡنٰهُمُ الۡكِتٰبَ يَتۡلُوۡنَهٗ حَقَّ تِلَاوَتِهٖؕ اُولٰٓٮِٕكَ يُؤۡمِنُوۡنَ بِهٖ‌ ؕ وَمَنۡ يَّكۡفُرۡ بِهٖ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡخٰسِرُوۡنَ
"Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barangsiapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi."

Mari lanjut Sederhananya Hukum Tajwid itu banyak sepengalaman saya secara praktis cepat asalkan tahu ilmu tajwidnya yang penting sebagai berikut :

1. Mengetahui Hukum Mad Thabi'e dan Mad Far'i (Mad/ kaidah bercabang banyak)

Contoh Bacaan Hukum Mad Thabie :

Mad thobi’i atau mad asli adalah jika ada fathah ketemu alif, kasrah ketemu ya mati, atau dhommah ketemu wawu mati.

Cara membacanya dibaca panjang dua harakat atau 1 alif.

Contohnya:

  • نَارًا ذَاتَ
  • فِيْ جِيْدِهَا
  • الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ

Jika mad thobi’i bertemu dengan hamzah, sukun, tasydid dan waqaf, nanti hukumnya berubah.

Contoh Bacaan Hukum Mad Far'i :

Salah satu Contoh hukum cabangnya  Mad wajib muttashil adalah jika ada mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata / kalimah.

Cara membacanya wajib dibaca panjang 5 harakat (atau ada juga yang membolehkan 4 harakat).

Contohnya:

  • اُولٰۤىِٕكَ, ada ada mad thobi’i (laa) bertemu hamzah (i) dalam satu kata.
  • مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً
  • اٰبَاۤءَنَاۗ

Hamzah berbeda dengan alif.

Alif tidak pernah berharakat, dan menjadi salah satu dari huruf mad.

Sedangkan hamzah berharakat.

2. Mengetahui Hukum Izhar artinya Jelas dibaca

Contoh Bacaan Hukum Izhar ;

apabila ada nun mati (نْ) atau tanwin (ــًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan salah satu 6 huruf hijaiyah berikut:

  • hamzah (أ)
  • kha (ح)
  • kho’ (خ)
  • ‘ain (ع)
  • ghain (غ)
  • ha’ (ه)

Cara membacanya: nun mati atau tanwin dibaca jelas.

Contohnya:

  • Surat An Nur ayat 1 سُوْرَةٌ اَنْزَلْنٰهَا
  • Surat Al Fatihah اَنْعَمْتَ
  • Surat An Nur Ayat 2 مِّنْهُمَا
3. Mengetahui hukum Idgham Bigunnah Dan Idgham Bilagunnah
Contoh Hukum Idgham Bingunnah artinya dibaca dengan berdengung atau bersabdu :

bacaan tajwid jika ada nun mati atau tanwin bertemu salah satu 4 huruf berikut:

  • Ya (ي)
  • Nun (ن)
  • Mim (م)
  • Wawu (و)

Disingkat dengan yanmu (ينمو).

Cara membacanya: nun mati atau tanwin dimasukkan ke huruf setelahnya (salah satu 4 huruf tadi) dan dibaca berdengung kira-kira 2 harakat.

Contohnya:

  • عُصْبَةٌ مِّنْكُمْۗ
  • لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ
  • خَيْرًاۙ وَّقَالُوْا
Contoh Hukum Idgham Bilagunnah artinya tidak berdengung atau tidak bersabdu :

apabila ada nun mati (نْ) atau tanwin (ــًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan salah satu 6 huruf hijaiyah berikut:

  • hamzah (أ)
  • kha (ح)
  • kho’ (خ)
  • ‘ain (ع)
  • ghain (غ)
  • ha’ (ه)

Cara membacanya: nun mati atau tanwin dibaca jelas.

Contohnya:

  • Surat An Nur ayat 1 سُوْرَةٌ اَنْزَلْنٰهَا
  • Surat Al Fatihah اَنْعَمْتَ
  • Surat An Nur Ayat 2 مِّنْهُمَا
3. Mengetahui Hukum Iqlab

Contoh Hukum Iqlab artinya membalik :

apabila ada nun sukun atan tanwin bertemu dengan huruf ba.

Huruf iqlab cuma satu yaitu ب.

Cara membacanya: nun sukun atau tanwin diganti menjadi mim dan dibaca berdengung kira-kira 2 harakat.

Contohnya:

  • اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍ
  • مِنْۢ بَعْدِ
  • شَهٰدٰتٍۢ بِاللّٰهِ
4. Mengetahui Hukum Ikhfa
Contoh Hukum Ikhfa artinya samar-samar :

apabila ada nun sukun atau tanwin bertemu 15 huruf yaitu: ت، ث، ج ، د، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ف، ق، ك.

15 huruf ikhfa haqiqi ini harus kita hafalkan agar bisa membaca Al Quran sesuai dengan tajwidnya.

Cara membaca ikhfa haqiqi: nun sukun atau tanwin dibaca samar-samar antara idzhar dan idghom.

Contohnya:

  • اَنْفُسُهُمْ
  • اَنْ تَشْهَدَ
  • اِنْ كَانَ
  • عِنْدَ اللّٰهِ
5. Mengetahui Hukum Ghunnah atau istilah dijelaskan KH. Hudari (almarhum) ma'al-ghunnah yang masih saya ingat dan fahami apabila keliru hubungi aja admin lewat sosial media.
Contoh Hukum Ghunnah atau ma'alghunnah :

 bacaan tajwid saat ada mim atau nun bertasydid.

Cara membacanya: mim atau nun dibaca berdengung kira-kira 2 harakat.

Contohnya:

  • مِنْ اَبْصَارِهِنَّ
  • فُرُوْجَهُنَّ
  • مِمَّا
  • كَاَنَّهَا

Yang perlu diperhatikan adalah, saat ada nun atau mim bertasydid namun sebelumnya didahului oleh tanwin atau nun mati, itu bukan bacaan ghunnah musyaddadah, melainkan idgham bighunnah.

Contohnya:

  • اٰيٰتٍ مُّبَيِّنٰتٍ
  • وَّمَثَلًا مِّنَ
6. Mengetahui Hukum Qolqolah Sugra dan Qolqolah Kubra

Qalqalah adalah apabila ada salah satu dari 5 huruf ini: ب، ج، د، ط، ق, dalam keadaan sukun atau mati, baik karena sukun asli atau karena waqaf.

Untuk menghafalnya, biasa disingkat dengan BAJU DI THOQO.

Cara membacanya adalah dengan memantulkan huruf mati tersebut.

Qalqalah dibagi menjadi dua yaitu qolqolah shugra dan qolqolah kubra.

Qolqolah shughro adalah jika ada 5 huruf qolqolah tersebut di atas, yang mati bukan karena waqaf, memang asli sukun dari asal katanya.

Contohnya:

  • إِقْرَأْ
  • قِبْلَتِهِمْ
  • يَجْعَلُ
  • اَدْخْلَ
  • يَطْمَعُ

Qolqolah kubra adalah jika ada huruf qolqolah yang mati karena waqaf.

Cara membacanya lebih jelas memantulnya.

Contohnya:

  • قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
  • وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
  • وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ
  • سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ
itu penjelasan admin diatas sisanya admin list flexibel di pelajarinya kalau di luar di atas hukum yang lain saran di amalkan atau implementasikan dengan guru mengaji atau majelis berkumpul mempelajari dan memperaktik ilmu tajwid.
  • Hukum Tajwid Nun Mati
    • 1. Idzhar halqi
    • 2. Idghom Bighunnah
    • 3. Idghom Bilaghunnah
  • 4. Iqlab
  • 5. Ikhfa Haqiqi
  • Hukum Tajwid Ghunnah Musyaddadah
  • Hukum Tajwid Mim Mati
    • Idgham Mimi
    • Ikhfa Syafawi
    • Idzhar Syafawi
  • Hukum Tajwid Idghom
    • Idghom Mutamatsilain / Mitsli
    • Idghom Mutajanisain
    • Idghom Mutaqoribain
  • Hukum Tajwid Lam Ta’rif
    • Idzhar Qamariyah
    • Idgham Syamsiyah
  • Hukum Tajwid Tafkhim dan Tarqiq
    • Tafkhim
      • 1. Lam tafkhim
      • 2. Ra tafkhim
    • Tarqiq
      • 1. Lam tarqiq
      • 2. Ra tarqiq
  • Hukum Tajwid Qolqolah
    • Qolqolah Shughra
    • Qolqolah kubra
  • Hukum Tajwid Mad
    • 1. Mad thobi’i
    • 2. Mad wajib muttashil
    • 3. Mad jaiz munfashil
    • 4. Mad layyin
    • 5. Mad ‘aridh lissukun
    • 6. Mad lazim mutsaqqal kilmi
    • 7. Hukum Tajwid Mad lazim mukhoffaf kilmi
    • 8. Hukum Tajwid Mad shilah qashirah
    • 9. Hukum Tajwid Mad shilah thawilah
    • 10. Hukum Tajwid Mad Iwadh
    • 11. Hukum Tajwid Mad Badal
    • 12. Hukum Tajwid Mad Lazim harfi mukhoffaf
    • 13. Hukum Tajwid Mad lazim harfi mutsaqqol
    • 15. Hukum Tajwid Mad tamkin
SUMBER Pegangan Kitab :
  1. Kitab tajwid hidayatush shibyan
  2. Kitab tajwid tuhfatul athfal
  3. Buku Ilmu Tajwid Lengkap karya H. Sayuti
Jiika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai masalah ini atau mau konsultasi hukum atau bantuan hukum gratis, jangan ragu untuk menghubungi team kami LBH Borneo Nusantara:
Nomor telpon/wa kantor : 081349099356
Link kontak lengkap LBH Borneo Nusantara : Klik Disini

Follow Instagram : Muhammad Wahyu, S.H., C.MK., CLQ. jika ada kesalahan penjelasan segi ilmu tajwid silakan hubungi lewat instagram atau sosial media.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosedur Penyelesaian Sengketa Hubungan Industrial Dari Bipartit, Tripartit, hingga Gugatan ke PHI (Pengadilan Hubungan Industrial)

Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) merupakan lembaga peradilan khusus yang menangani perselisihan antara pekerja dan pengusaha. Namun, sebelum suatu sengketa dapat diajukan ke PHI, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (UU PPHI) mewajibkan penyelesaian melalui tahapan perundingan bipartit dan tripartit terlebih dahulu. Berikut adalah tahapan lengkap penyelesaian perselisihan hubungan industrial dari awal hingga pengajuan gugatan ke PHI: 1. Perundingan Bipartit (Wajib) Bipartit adalah perundingan antara pekerja dan pengusaha tanpa melibatkan pihak ketiga. Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan bersama guna menyelesaikan sengketa. Dasar Hukum: Pasal 3 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2004 > "Setiap perselisihan hubungan industrial wajib diupayakan penyelesaiannya terlebih dahulu secara bipartit." Langkah-langkah perundingan bipartit: 1. Salah satu pihak mengajukan permintaan perundingan secara tertulis kepada pihak lainnya. 2. P...

Jangan Dibiarkan Redup, Follow Up Kasus Dugaan Kematian Mahasiswi ULM.

Ditulis Oleh (Adv. Muhammad Wahyu, S.H., C.MK., C.NS., C.MDF. Praktisi Advokat Mandiri dan Kolaboratif, Konsultan, Driver Ojek Online, dan Usaha Halal Lainnya.)  Sebagai praktisi advokat yang menjalankan profesi secara mandiri dan kolaboratif, saya, Adv. Muhammad Wahyu, S.H., C.MK., C.NS., C.MDF., menyampaikan sikap dan follow up atas kasus dugaan kematian Zahra Dilla (20), mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Tulisan ini saya buat dengan penuh kehati-hatian dan empati, sebagai bentuk kepedulian agar peristiwa ini mendapat penanganan hukum yang layak dan bertanggung jawab. Pertama-tama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Kehilangan anggota keluarga dalam kondisi yang belum sepenuhnya jelas tentu merupakan beban berat yang tidak mudah dilalui oleh siapa pun. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, almarhumah ditemukan meninggal dunia di selokan sekitar kawasan Kampus STIHSA Banjarmasin. Jasad korban pertama kali ditemu...

Akibat Menjual Harta Bersama Saat Masih Proses Hukum

Akibat Menjual Harta Bersama Saat Masih Proses Hukum ✍️ Oleh: Adv.Muhammad Wahyu, S.H. (Sarjana Halal). Apa itu Harta Bersama? Harta bersama adalah harta yang diperoleh selama perkawinan. Semua yang didapat suami-istri (rumah, tanah, mobil, tabungan, usaha) dianggap milik bersama. 📖 Dasar hukum: Pasal 35 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan: “Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.” Pasal 85 Kompilasi Hukum Islam (KHI): “Harta yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.” Bolehkah Dijual Sepihak? Tidak boleh. Menjual harta bersama harus dengan izin/sepakat kedua belah pihak. 📖 Dasar hukum: Pasal 36 UU Perkawinan: “Mengenai harta bersama, suami atau istri hanya dapat bertindak atas persetujuan kedua belah pihak.” Pasal 92 KHI: suami/istri yang bertindak tanpa persetujuan dianggap tidak sah. Kalau Dijual Sebelum Ada Gugatan Pasangan bisa menggugat pembatalan jual beli. Pembeli bisa dirugikan karena membeli barang sengketa. Penjual bi...