TUGAS RESUME CERAMAH ISRO’
MI’ROJ
MATA KULIAH AHLAK
Dosen Pembimbing ; Salafuddin Noor, SHI, MH
OLEH
Muhammad wahyu
18810387
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI TAHUN 2018
Acara Peringatan Isra
Mi’raj
Tanggal: Minggu 31/03/2019.
Tempat: Dirumah Saudara Hakim(Teman Alumni MAN 3
Banjarmasin dan Keluarga Besar Grup Habsyi alumni kelas 12 Agama angkatan 2018
dan rekan-rekan. Komplek. Nusa Indah RT: 19 NO: 19 Banjarmasin Selatan
Indonesia.
Penceramah/dakwah: Ustadz Maulana (Kelayan).
Qori: Rizki Sholeh (Alumni MAN 3 dan sekarang kuliah Di
UIN Fakultas Tarbiyah).
Kesimpulan/Inri
Sari Ceramah Acara Isra’ Mi’raj Dari Ustadz. Maulana(Kelayan):
1.
Isro
mi’roj adalah peristiwa sejarah perjalanan rasulullah SAW. Dari masjidil haram
ke masjidil aqso pada suatu malam yang sangat singkat. Tujuan isro’ mi’roj itu
perintah sholat yang kita ketahui sekarang 5 Waktu: zhuhur, ashar, maghrib ,
isya dan subuh.
2.
Kenyataannya
sekarang ditemui apabila sholat sunat idul fitri dan adha ramai sekali kemasjid
dan kemushola berjamaah, padahal di isra’ miraj memerintah sholat wajib 5 waktu
di kerjakan baik sendiri apalagi berjamaah. Di usahakanlah kerjakan sholat
wajib tersebut.
3.
Tips
sukses dunia akhirat itu ada dua yaitu sholat dan sabar. Diamalkan sholat lima
waktu didalam diri ini nyaman, tenang dan damai, apalagi berjamaah bagus lagi
meningkatkan silaturahmi. Amalkan sabar maksdunya sabar itu menerima cobaan dan
ujian menjalani hidup ini ‘ibarat seribu orang sayang pasti ada juga seribu
orang yang benci sama kita itulah rumusan kehidupan’ berlapang dada aja kita
disitu mengamalkan rukun iman qoda dan qodar allah swt.
4.
Hidup
itu tidak perlu diberatkan, “disini senang-disana senang dimana-mana hatiku
senang maka biarkanlah orang berkata apa atau anjing yang mengongong itu sudah
biasa”. Lalu kita amalkan bersyukur dengan cara apa sederhana lihatlah yang di
bawah dari pada kita dan lihatlah keatas untuk motivasi ibadah dan impian.
Bagus lagi jadikan teman yang lebih susah dari pada disitulah menimbulkan rasa
bersyukur.
5.
Maka
kita akan kembali kepada sang khalik atau allah swt. Kutipan saya ingat di
ucapkan ustadz. Maulana “Raja pun mati, pejabat pun mati, orang kaya mati dan
orang banyak istri mati.. jadi amalkan tawaddhu maksudnya rendah hati
“ibaratkan padi yang berisi makin tawaddhu itulah orang yang makin berilmu
makin tawaddhu orangnya, kalau orang yang tidak berilmu sombong maka sok sok
lah mudahan kita dihindari dari penyakit hati atau akhlak tercela amiin ya
robbal a’alamiin.
6.
Di
ajarilah anak sejak dini mengenal allah dan beribadah sholat apalagi di ajari
pendidikan agama islam seperti piqihnya, tauhid dan yang lainnya. Tunaikan
sholat lima waktu apalagi berjamaah insya allah di jamin allah swt, dunia dan
akhirat kurang apalagi sudah langsung dari allah yang menjamin. Jangan terlalu
di dunia dan jangan terlalu akhirat diseimbangkan dunia dan akhirat.

Komentar
Posting Komentar